Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

Kebanggaanku

Hamparan bentang hijau yang menyejukan jiwa
Masih perawan adanya,sumber kehidupan banyak jiwa
Suara kicauan burung masih terdengar merdu
Bahkan harmonisasi nada alunan denting air sungai yang mangalir
Semuanya begitu indah membakar semangat di jiwa mudaku

Sejenak jiwa tersadar...betapa indahnya tanah tempatku hidup...Palangkaraya...
Betapa besar karya agung Yang Kuasa menciptakan semuanya
Kota sejuta pesona yang kubanggakan...
Tempatku berpijak menumpu semua harapan dan cita
Lahanku membangun karya terbaik dari yang kumampu

Kotaku nan permai, sungguh cantik parasmu
Indah jiwamu,dalam berbagai budaya dan bahasa
Budaya yang menyatukan dalam kebersamaaan
Bahasa yang menyatukan perbedaan

Dahulu hanya hutan, kini menjelma menjadi gedung yang menjulang
Jalan setapak, kini mulus dalam jejak
Dahulu hanya sepeda yang berlalu lalang
Kini kendaraan bermotorlah yang menghiasi padatnya kota ini

Palangkaraya kami bangga memilikimu
Layakkan kami, membangun serta menjaga
Agar Palangkaraya menjadi permata di bumi kita ini
Hai, semua warga satukan hati
Mari kita bersama membangun kota ini
Menjadi kebanggaan kita...Palangkaraya...

Minggu, 03 Oktober 2010

Salib Berdarah

Oleh : Jessica Eka Pratiwi

Darah mengalir deras...
Rasa sakit yang menggetarkan tubuh
Hentakan tajamnya paku menembus kaki dan tangan-Nya
Bilur cambukan yang terasa nyeri
Kepala berdarah karena tajamnya kawat duri itu
Tak cukupkan itu menyentuh hatimu..

Salib itu lambang cinta-Nya
Gambaran kesetiaan-Nya
Bukti kebenaran-Nya
Percayalah! Cintailah Dia!

Saat Terindah

Oleh : Jessica Eka Pratiwi

Saat kita menangis, Dia menangis
Saat kita sendiri, Dia ada
Saat kita terluka, Dia membalut dan menyembuhkan kita
Karena bilur-bilur luka di tubuh-Nyayang menebus rasa sakit kita
Saat kita putus asa, Dia menyambung harapan kita
Melalui karya salib-Nya

Kita manusia egois dan tak tahu berterima kasih
Kita hanya menuntut kebahagiaan dunia yang semu
Tanpa menyadari bahwa hidup ini milik-Nya
Kita tak pernah mau mendengar kehendak dan harapan-Nya
Hanya ingin didengar
Hanya ingin yang indah-indah saja

Sadarilah bahwa Dia sangat mencintai kita
Dia menanti kehadiran kita
Dia merenda masa depan kita
Dia ingin dekat dihati dan hidup kita selalu
Karena saat bersama-Nya yang terindah dalam hidup kita

Korban Cinta

Oleh: Jessica Eka Pratiwi

Karena cinta...
Dia Allah yang rela menjadi manusia
Karena cinta ...
Dia rela menahan cambukan pada tubuhnya
Karena cinta...
Dia rela memikul beban salib yang berat
Karena cinta...
Dia rela berkorban nyawa bagi manusia berdosa

Cinta-Nya tak pandang rupa
Bukan hanya sekedar cinta
Tapi cintanya luar biasa
Memberikan kehidupan bagi manusia

Betapa indah cinta-Nya
Walaupun Dia menjadi korban karena cinta-Nya
Bersyukurlah!
Bersukacitalah! Hai manusia!
Sebab cinta-Nya bebaskan kita dari dosa dan maut
Dia anegerahkan keselamatan kekal bagi semua manusia