Hamparan bentang hijau yang menyejukan jiwa
Masih perawan adanya,sumber kehidupan banyak jiwa
Suara kicauan burung masih terdengar merdu
Bahkan harmonisasi nada alunan denting air sungai yang mangalir
Semuanya begitu indah membakar semangat di jiwa mudaku
Sejenak jiwa tersadar...betapa indahnya tanah tempatku hidup...Palangkaraya...
Betapa besar karya agung Yang Kuasa menciptakan semuanya
Kota sejuta pesona yang kubanggakan...
Tempatku berpijak menumpu semua harapan dan cita
Lahanku membangun karya terbaik dari yang kumampu
Kotaku nan permai, sungguh cantik parasmu
Indah jiwamu,dalam berbagai budaya dan bahasa
Budaya yang menyatukan dalam kebersamaaan
Bahasa yang menyatukan perbedaan
Dahulu hanya hutan, kini menjelma menjadi gedung yang menjulang
Jalan setapak, kini mulus dalam jejak
Dahulu hanya sepeda yang berlalu lalang
Kini kendaraan bermotorlah yang menghiasi padatnya kota ini
Palangkaraya kami bangga memilikimu
Layakkan kami, membangun serta menjaga
Agar Palangkaraya menjadi permata di bumi kita ini
Hai, semua warga satukan hati
Mari kita bersama membangun kota ini
Menjadi kebanggaan kita...Palangkaraya...
Bumi kita satu-satunya tempat kehidupan!! Jangan merusaknya dengan pencemaran, perusakan, dan pemborosan sumber daya alam dan lingkungan! Mulailah dari hal terkecil... Sekarang juga!!! Tuhan sumber segala sesuatu dalam hidup ini...Hidup harus dijalani dengan rasa syukur dan sll bersukacita...
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Oktober 2010
Minggu, 03 Oktober 2010
Salib Berdarah
Oleh : Jessica Eka Pratiwi
Darah mengalir deras...
Rasa sakit yang menggetarkan tubuh
Hentakan tajamnya paku menembus kaki dan tangan-Nya
Bilur cambukan yang terasa nyeri
Kepala berdarah karena tajamnya kawat duri itu
Tak cukupkan itu menyentuh hatimu..
Salib itu lambang cinta-Nya
Gambaran kesetiaan-Nya
Bukti kebenaran-Nya
Percayalah! Cintailah Dia!
Darah mengalir deras...
Rasa sakit yang menggetarkan tubuh
Hentakan tajamnya paku menembus kaki dan tangan-Nya
Bilur cambukan yang terasa nyeri
Kepala berdarah karena tajamnya kawat duri itu
Tak cukupkan itu menyentuh hatimu..
Salib itu lambang cinta-Nya
Gambaran kesetiaan-Nya
Bukti kebenaran-Nya
Percayalah! Cintailah Dia!
Saat Terindah
Oleh : Jessica Eka Pratiwi
Saat kita menangis, Dia menangis
Saat kita sendiri, Dia ada
Saat kita terluka, Dia membalut dan menyembuhkan kita
Karena bilur-bilur luka di tubuh-Nyayang menebus rasa sakit kita
Saat kita putus asa, Dia menyambung harapan kita
Melalui karya salib-Nya
Kita manusia egois dan tak tahu berterima kasih
Kita hanya menuntut kebahagiaan dunia yang semu
Tanpa menyadari bahwa hidup ini milik-Nya
Kita tak pernah mau mendengar kehendak dan harapan-Nya
Hanya ingin didengar
Hanya ingin yang indah-indah saja
Sadarilah bahwa Dia sangat mencintai kita
Dia menanti kehadiran kita
Dia merenda masa depan kita
Dia ingin dekat dihati dan hidup kita selalu
Karena saat bersama-Nya yang terindah dalam hidup kita
Saat kita menangis, Dia menangis
Saat kita sendiri, Dia ada
Saat kita terluka, Dia membalut dan menyembuhkan kita
Karena bilur-bilur luka di tubuh-Nyayang menebus rasa sakit kita
Saat kita putus asa, Dia menyambung harapan kita
Melalui karya salib-Nya
Kita manusia egois dan tak tahu berterima kasih
Kita hanya menuntut kebahagiaan dunia yang semu
Tanpa menyadari bahwa hidup ini milik-Nya
Kita tak pernah mau mendengar kehendak dan harapan-Nya
Hanya ingin didengar
Hanya ingin yang indah-indah saja
Sadarilah bahwa Dia sangat mencintai kita
Dia menanti kehadiran kita
Dia merenda masa depan kita
Dia ingin dekat dihati dan hidup kita selalu
Karena saat bersama-Nya yang terindah dalam hidup kita
Korban Cinta
Oleh: Jessica Eka Pratiwi
Karena cinta...
Dia Allah yang rela menjadi manusia
Karena cinta ...
Dia rela menahan cambukan pada tubuhnya
Karena cinta...
Dia rela memikul beban salib yang berat
Karena cinta...
Dia rela berkorban nyawa bagi manusia berdosa
Cinta-Nya tak pandang rupa
Bukan hanya sekedar cinta
Tapi cintanya luar biasa
Memberikan kehidupan bagi manusia
Betapa indah cinta-Nya
Walaupun Dia menjadi korban karena cinta-Nya
Bersyukurlah!
Bersukacitalah! Hai manusia!
Sebab cinta-Nya bebaskan kita dari dosa dan maut
Dia anegerahkan keselamatan kekal bagi semua manusia
Karena cinta...
Dia Allah yang rela menjadi manusia
Karena cinta ...
Dia rela menahan cambukan pada tubuhnya
Karena cinta...
Dia rela memikul beban salib yang berat
Karena cinta...
Dia rela berkorban nyawa bagi manusia berdosa
Cinta-Nya tak pandang rupa
Bukan hanya sekedar cinta
Tapi cintanya luar biasa
Memberikan kehidupan bagi manusia
Betapa indah cinta-Nya
Walaupun Dia menjadi korban karena cinta-Nya
Bersyukurlah!
Bersukacitalah! Hai manusia!
Sebab cinta-Nya bebaskan kita dari dosa dan maut
Dia anegerahkan keselamatan kekal bagi semua manusia
Langganan:
Postingan (Atom)